Rabu 18.2.2014-21.2. 2014
Kami pergi ke PANTAI TIMUR.
Wah bestnya jalan bersama adik beradik dan saudara semua.
Thaks for my brother to suffort them.
Sunday, 22 February 2015
KOPINYA PAHIT
Bosan dengan caranya
Kopi pahit aromanya
Tanpa sesudu gula
Bosan ke anjungmu
Tanpa sambut tetamu
Pilih-pilih bulu
Hina menghina
Kecil tak ternilai di mata
Buatlah apa kau mau
Aku tak rugi apa
dan kau terusan riak membongkak
Carilah namamu
Gah Se Dunia
Aku tak rasa apa
Kerna aku memang
kecil dari dulu
Sekecil sampah
yang kau pijak
melata
ILLANOR
Tuesday, 17 February 2015
KETIKA SELISIHAN
Lewat waktu berlalu
Kita bertemu secara
Berselisehan
Berpapasan
Cuma mataku
Kan menunduk
Sedangkan kamu
Mencuri pandang
Kamu itu selalu
Datang di daerah mimpi
Sedangkan kita
Tak pernah menyapa
Cuma senyum sesekali
Kerna ku tahu
Aku ini siapa
Dan kau adalah enggang
Yang tinggi terbangnya
Apalagi untuk ku gapai
Tanpa dayaku
ILLANOR
21.2.2014
Lewat waktu berlalu
Kita bertemu secara
Berselisehan
Berpapasan
Cuma mataku
Kan menunduk
Sedangkan kamu
Mencuri pandang
Kamu itu selalu
Datang di daerah mimpi
Sedangkan kita
Tak pernah menyapa
Cuma senyum sesekali
Kerna ku tahu
Aku ini siapa
Dan kau adalah enggang
Yang tinggi terbangnya
Apalagi untuk ku gapai
Tanpa dayaku
ILLANOR
21.2.2014
BUAT DIA YANG INGIN KU JADIKAN TEMAN
Kaca yang tertusuk
sudah kucabut
namun parutnya tetap ada
Aku berlagu di dalam sendu
Tak ada siapa ambil tahu
Kini aku mula melangkah goyah
Mengutip perca perca ria
Mengutip bunga bunga
Yang bertaburan
Mencuba lembaran baru
Menyimpan tanpa berani
meluahkan
Entah dia tahu
Atau tidak kisah
Siapa aku
Namaku pun dia tidak tahu
ILLANOR
MEI 2014
Kaca yang tertusuk
sudah kucabut
namun parutnya tetap ada
Aku berlagu di dalam sendu
Tak ada siapa ambil tahu
Kini aku mula melangkah goyah
Mengutip perca perca ria
Mengutip bunga bunga
Yang bertaburan
Mencuba lembaran baru
Menyimpan tanpa berani
meluahkan
Entah dia tahu
Atau tidak kisah
Siapa aku
Namaku pun dia tidak tahu
ILLANOR
MEI 2014
WAKTU TERSISAKU
Ku carik kain
Jaraskan tampalan
Selagi bolih ku pakai
Selagi bolih ku pakai
Batik lusuh
Tetap tersalut di tubuhku
Tetap tersalut di tubuhku
Ku tak mampu
Mendakap bintang
Cukup saja
Merenung bulan
Cahaya indah menyinar terang
Cahaya indah menyinar terang
Itu cukup buatku bahagia
Selagi ada hayatku
Selagi ada hayatku
Diizin senafas bernafas
Tidak mungkin kulupai
Tidak mungkin kulupai
Asal usulku
Fitrahku
Sujudku
Perlukah ku khabarkan
Dalam Puisiku ini
ILLANOR
TIRAI MALAM
Malam yang berlalu
Sedangkan mata tanpa lelap
tika malam kian pergi
aku tak bisa pejamkan mata
datang dan pergi
memori hati
Walau sejenak
Ku kuatkan hati
Tuk memadamkan
Tirai kenagan
Yang dah lama pergi
Umtuk apa
Ku layankan
Hanya robikkan hati
Yang pergi tak mungkin
Kembali lagi
ILLANOR
25 december 2014
Malam yang berlalu
Sedangkan mata tanpa lelap
tika malam kian pergi
aku tak bisa pejamkan mata
datang dan pergi
memori hati
Walau sejenak
Ku kuatkan hati
Tuk memadamkan
Tirai kenagan
Yang dah lama pergi
Umtuk apa
Ku layankan
Hanya robikkan hati
Yang pergi tak mungkin
Kembali lagi
ILLANOR
25 december 2014
BIARKAN
Biarkan embun bicara
Biarkan matahari terbakar
Biarkan salji mencair
Biarkan pelangi tetap di situ
Bisakah demikian
Mampukah bila
alam berbicara
Biarkan
Bulan bercahaya
Biarkan aku bertemu bintang
Yang mungkin gugur
Satu persatu
Atau aku hanya menjerit
Pada bukit yang tinggi
Atau aku yang jatuh
Dari gunung yang tinggi itu
ILLANOR
2014
Biarkan embun bicara
Biarkan matahari terbakar
Biarkan salji mencair
Biarkan pelangi tetap di situ
Bisakah demikian
Mampukah bila
alam berbicara
Biarkan
Bulan bercahaya
Biarkan aku bertemu bintang
Yang mungkin gugur
Satu persatu
Atau aku hanya menjerit
Pada bukit yang tinggi
Atau aku yang jatuh
Dari gunung yang tinggi itu
ILLANOR
2014
CERITA
Rinduku pada dia
Yang telah pergi
Teramat-amat
tanpa perlu kuceritakan lagi
Siapa sudi mendengar
Cerita lara yang telah berlalu
Pergi
Ingin saja ku melupainya
Tapi tetap berkunjung datang
Walau ku halau pergi
Dari benak fikirku
Kerna dia tetap
Muncul jua
Dalam rinduku
Hanya pada sujud terakhirku
Ku mohon pada Ilahi
Tempatkan dirimu
Di alam saya
Dalam keimanan
dan Kerahmatan
Illanoor 2014
Rinduku pada dia
Yang telah pergi
Teramat-amat
tanpa perlu kuceritakan lagi
Siapa sudi mendengar
Cerita lara yang telah berlalu
Pergi
Ingin saja ku melupainya
Tapi tetap berkunjung datang
Walau ku halau pergi
Dari benak fikirku
Kerna dia tetap
Muncul jua
Dalam rinduku
Hanya pada sujud terakhirku
Ku mohon pada Ilahi
Tempatkan dirimu
Di alam saya
Dalam keimanan
dan Kerahmatan
Illanoor 2014
APA NAK DIKATA
Lalang yang tumbuh
di celahan padi memang
patut dicantas
di celahan padi memang
patut dicantas
Ayam Serama mana mungkin
tarafnya Ayam Jaguh
Hitamnya si Gagak manakan sama
Putihnya Merpati
tarafnya Ayam Jaguh
Hitamnya si Gagak manakan sama
Putihnya Merpati
Sekuman ilmu
nak menyaingi
segulung izazah
mana mungkin
nak menyaingi
segulung izazah
mana mungkin
Rumput yang melata
cuma diinjak
sedang mata semua
mendongak ke langit
cuma diinjak
sedang mata semua
mendongak ke langit
Namun allah memberikan jua
kudratku
Ilhamku
ya bukan semua orang
bolih berlagu
kudratku
Ilhamku
ya bukan semua orang
bolih berlagu
NORLELA JOHAR
27092014 JB
27092014 JB
Puisi-puisiku
Aku minat puisi dari remaja lagi.Apalagi aku memang aliran Sastera semasa menengah 4 dan 5. Jadi aku selalu hantar coritan dan sajak di radio waktu itu . Tapi bila dah kerja dan dah kahwin aku jadi
sebok takde masa nak menulis.Sejak kematian almarhum suami aku mulai menulis kembali, Itu pun sajak-sajak sedihku . Aku kumpul dalam dairi .Hinggalah aku join fb dab gruf puisi aku aktif kembali
menulis puisi. Puisiku kebanyakkannya dari hati yang lara. Aku menulis dalam duka yang kutumpahkannya di atas kertas.
sebok takde masa nak menulis.Sejak kematian almarhum suami aku mulai menulis kembali, Itu pun sajak-sajak sedihku . Aku kumpul dalam dairi .Hinggalah aku join fb dab gruf puisi aku aktif kembali
menulis puisi. Puisiku kebanyakkannya dari hati yang lara. Aku menulis dalam duka yang kutumpahkannya di atas kertas.
Monday, 16 February 2015
USS SINGAPURA
Kenangan pergi ke USS Singapura.
Dulu aku pernah kerja di Singapura , Kallang dan aku pernah tinggal di kuaters KTM di Tanglin Hall. Tetapi sejak berhenti kerja , aku sudah tak masuk bertahun -tahun sejak Nurin Jazlina berumur enam bulan , kini Nurin sudah 18 tahun , baru aku sebok nak masuk Singapura balik..Banyak perubahannya dan aku jadi macam mamai sebab semua jalan dah tak sama . Tapi kami beranikan hati redah aje.
Pagi-pagi kami bersiap pergi , Naik bas 170 , angan-angan nak naik MRT ,tapi takut sesat pula , lalu
kami jalan lepas cek imigresen masuk loroong jalan ke Woolands jumpa teksi Melayu , apalagi kami
cakap nak gi UUS Sentosa . Pak cik teksitu bawa kami raond satu Singapore , tambang murah aje 20 dolar. Dari kami sesat nanti kan baik naik teksi terus sampai tempat di tujutu.
CANTIK DAN KAMI JANJI NAK DATANG LAGI.
Dulu aku pernah kerja di Singapura , Kallang dan aku pernah tinggal di kuaters KTM di Tanglin Hall. Tetapi sejak berhenti kerja , aku sudah tak masuk bertahun -tahun sejak Nurin Jazlina berumur enam bulan , kini Nurin sudah 18 tahun , baru aku sebok nak masuk Singapura balik..Banyak perubahannya dan aku jadi macam mamai sebab semua jalan dah tak sama . Tapi kami beranikan hati redah aje.
Pagi-pagi kami bersiap pergi , Naik bas 170 , angan-angan nak naik MRT ,tapi takut sesat pula , lalu
kami jalan lepas cek imigresen masuk loroong jalan ke Woolands jumpa teksi Melayu , apalagi kami
cakap nak gi UUS Sentosa . Pak cik teksitu bawa kami raond satu Singapore , tambang murah aje 20 dolar. Dari kami sesat nanti kan baik naik teksi terus sampai tempat di tujutu.
CANTIK DAN KAMI JANJI NAK DATANG LAGI.
Subscribe to:
Posts (Atom)































