ILLANOR

Tuesday, 17 February 2015

BIARKAN

Biarkan embun bicara
Biarkan matahari terbakar
Biarkan salji mencair
Biarkan pelangi tetap di situ
Bisakah demikian
Mampukah bila
alam berbicara
Biarkan
Bulan bercahaya
Biarkan aku bertemu bintang
Yang mungkin gugur
Satu persatu
Atau aku hanya menjerit
Pada bukit yang tinggi
Atau aku yang jatuh
Dari gunung yang tinggi itu

ILLANOR
2014
Posted by Unknown at 06:22
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Total Pageviews

About Me

Unknown
View my complete profile

Blog Archive

  • ▼  2015 (67)
    • ►  July (50)
    • ▼  February (17)
      • ROBONGAN KELUARGA KE PANTAI TIMUR
      • RAWAN Pergilah rawan Jangan menjengahku lagi Data...
      • SEJENAK Cuba kau fikirkan betapa Ruginya kita jik...
      • KOPINYA PAHIT Bosan dengan caranya Kopi pahit...
      • BIARLAH Tundukkan mata ke bumi Biar terima segala...
      • KETIKA SELISIHAN Lewat waktu berlalu Kita bertemu...
      • PENJURUTika detik beringsut pergiAku masih bisuDi ...
      • BUAT DIA YANG INGIN KU JADIKAN TEMAN Kaca yang te...
      • WAKTU TERSISAKU Ku carik kain Jaraskan tampalan...
      • HILANG Ke mana perginya notakuKemana perginya pena...
      • TIRAI MALAM Malam yang berlalu Sedangkan mata tanp...
      • BIARKANBiarkan embun bicaraBiarkan matahari terbak...
      • CERITARinduku pada diaYang telah pergi Teramat-ama...
      • APA NAK DIKATA Lalang yang tumbuh di celahan pad...
      • Puisi-puisiku
      • USS SINGAPURA
Simple theme. Powered by Blogger.